MENGAPA ALLAH MENCIPTAKAN ORANG CACAT MENTAL ?

Tanya : Kenapa Allah menciptakan orang-orang yang cacat mental ?

Jawab : Al-Hamdulillah. Sesungguhnya di antara pondasi ajaran Islam adalah mengimani hikmah Rabb Subhanahu wa Ta’ala dalam penciptaan dan syariat-Nya. Dalam arti, bahwa Allah tidak akan menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Allah juga tidak akan mensyariatkan sesuatu yg tidak memiliki kemaslahatan bagi hamba-hamba-Nya. Segala yang ada adalah di bawah kekuasaan dan kehendak-Nya.
Allah berfirman: “Allah menciptakan segala sesuatu..” (Az-Zumar : 65) Di antara konsekuensi kebijaksanaan Allah adalah diciptakannya hal-hal yang saling berlawanan. Allah menciptakan para malaikat dan syetan, siang dan malam, baik dan buruk, bagus dan jelek, keburukan dan kebaikan, menciptakan perbedaan dan keberpautan antara sesama hamba-Nya pada akal dan tubuhnya juga dalam kekuatan mereka. Allah juga menciptakan di antara mereka ada yang kaya dan miskin, sehat dan sakit, berakal dan bodoh. Di antara hikmah dalam penciptaan Allah bahwa Allah akan memberi cobaan kepada mereka, dan menjadikan sebagian mereka sebagai cobaan bagi yang lain. Agar menjadi jelas siapa yang bersyukur dan siapa yang kufur kepada-Nya. Allah berfirman : “Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat. Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir” (Al-Insan : 1-3)
Juga firman Allah :” Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun” (Al-Mulk : 1-2)

Seorang mukmin yang sehat bila melihat orang yang cacat akan dapat mengetahui kenikmatan Allah dan bersyukur atas nikmat tersebut, memohon kepada Allah untuk memberinya keselamatan. Ia juga tahu bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Para hamba tidak akan mampu menguasai hikmah dari semua itu. Allah tidak bisa ditanya tentang apa yang Dia perbuat, justru mereka yang akan dimintai pertanggung jawaban atas perbuatan mereka. Segala hikmah Allah yang kita ketahui dari Rabb kita harus kita imani. Dan yang tidak mampu kita ketahui, kita serahkan kepada Rabb kita. Allah lebih mengetahui dan lebih bijaksana. Kita hanya memiliki ilmu yg Allah ajarkan kpd kita, dan Dia-lah Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana.

(Dari buku Al-Iman Bil Qadha wal Qadr oleh Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd hal.144. dan telah dimuat pula dalam website http://www.islam-qa.com)

http://www.salam-online.com/2007/05/28/allah-menciptakan-orang-cacat-mental/

PENDERITA SAKIT JIWA

Diantara hal yang perlu diingatkan disini ialah yang berkenaan dengan penderita gangguan jiwa, karena dalam hal ini banyak orang -hingga keluarganya sendiri bahkan orang yang paling dekat dengannya- melupakannya dan tidak memperhatikan hak-haknya, sebab mereka tidak melihat wujud penyakit ini pada organ tubuh. Maka mereka menganggapnya sebagai orang sehat, padahal anggapan demikian tidak benar.

Oleh karena penyakitnya yang tidak tampak -sebab berkaitan dengan perasaan, pikiran, dan pandangannya terhadap manusia dan kehidupan- maka ia harus dipergauli secara baik. Ia harus disikapi dengan lemah lembut dalam berbicara dan menilai sesuatu, dan diperlakukan dengan kasih sayang.

(sumber : Fatwa-fatwa Kontemporer, Dr. Yusuf Qardhawi, Gema Insani Press, Jln. Kalibata Utara II No. 84 Jakarta 12740, Telp. (021) 7984391-7984392 Fax. (021) 7984388)
http://media.isnet.org/islam/Qardhawi/Kontemporer/Sakit16.html

note : artikel di atas telah dimuat dalam Labbaik, edisi : 033/th.04/Rajab-Sya’ban 1428H/2007M

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: