Bertolak belakang …

 

Orang kafir kalau sampai menjadi muallaf biasanya dia adalah orang yang sungguh-sungguh telah berjuang mencari agama yang hak, yang murni dari Allah SWT. Orang tersebut biasanya bukan orang yang suka mensepelekan masalah agama, melainkan orang yang serius ingin mencari kebenaran, mencari agama yang mampu menentramkan hati dan jiwa. Orang tersebut biasanya telah berkelana mempelajari berbagai macam agama dan mencurahkan akal dan pikiran untuk menelaah berbagai agama, seringkali malah dengan kadar intelektual yang baik. Mereka itu seringkali sebelumnya mem perlakukan agama Islam hanya sebagai pilihan yang terakhir. Karena bagi orang yg belum mengenal Islam, yang tergambar dalam benaknya sebelumnya adalah, bahwa Islam itu bukan agama yang menarik dan tidak simpatik. Yang terbayang biasanya adalah bahwa Islam itu keras, menyeramkan, rumit, bertele-tele, dll. Hal-hal seperti itu seringkali telah mendominasi pikiran mereka sebelumnya. Kita bisa mengerti. Sebab, jangankan orang di luar Islam, sedang orang yg sudah Islam saja, meski hanya di KTP, masih sangat banyak yg belum memahami Islam aecara benar. Gambaran tentang islam yang ada dalam benaknya hanya hal-hal yang menurut mereka negatif, sama seperti gambaran yang ada dalam pikiran orang-orang kafir itu.

 

Namun begitu Allah SWT menurunkan hidayah kepada seseorang, sehingga terbuka hatinya bisa melihat kebenaran dalam Islam. Para muallaf itu biasanya mau dan mampu bekerja keras mendakwahkan islam dengan baik, tidak jarang semangat juang dan ilmunya tentang Islam menjadi jauh melampaui orang-orang yang sudah Islam sejak puluhan tahun, bahkan yg sudah Islam sejak lahir. (Baca dan lihatlah buah karya saudara-saudara baru kita seperti Masagung, Irene Handono, Anton Medan, Mokoginta, Jerald Dirk, Crayn Hendrik, dll). Masya Allah, membaca karya-karya dakwah mereka , kita akan dibuatnya berdecak kagum, mau tak mau, suka tak suka, kita mengakui betapa dalam & detailnya mereka selama ini telah mempelajari Islam. Tenaga, pikiran dan harta terasa amat ringan mereka curahkan untuk agama barunya ini, Islam.

“…Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya”. (QS.Ath-Thalaaq : 4)

 

Lain halnya dengan orang yang murtad, keluar dari Islam. Sangat besar kemungkinannya orang-orang ini sebelumnya hanya KTP-nya saja yg islam, sangat minim pengetahuannya tentang islam. Umumnya, mereka ini sehari-hari tidak menjalankan sholat dengan baik, tak pernah berusaha mempelajari islam dengan sungguh-sungguh , tak pernah mengikuti majelis taklim, tidak tahu banyak tentang agamanya sendiri, tapi seringkali malah sudah menilai islam secara berlebihan, sering su’udzon terhadap syariat, mereka-mereka ini tak merasa tersinggung ketika islam dilecehkan orang, bahkan dia sendiri tak merasa terbebani ketika melecehkan syariat agamanya sendiri. Atau orang-orang ini biasanya menganggap segala aturan dalam islam hanya merecoki saja, sehingga tidak bisa menikmati dunia dengan leluasa, tidak bisa bersenang-senang lebih lama, tidak boleh ini-itu, sedikit-sedikit dihukumi haram, sebentar-sebentar harus sholat, dzikir, berdo’a, wudhu, dll. Belum lagi kalau bulan ramadhan, harus repot menahan lapar, tarawih, tadarrus. Repot ! capek ! lapar !. Orang-orang seperti inilah yg seringkali menjadi sasaran tembak program-program pemurtadan kaum kafir. Sebab seorang muslim, meskipun hidup dalam keadaan kepepet, miskin, pas-pasan, namun kalau pemahamannya tentang islam sudah cukup baik, aqidahnya sudah mantap, maka akan kecil kemungkinannya bagi seseorang untuk bisa menggoyahkan imannya.

“Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka. (QS.Muhammad : 25). Wallahu A’lam.

(dari : mukaddimah Labbaik, edisi : 027/th.03/DzulQoidah – DzulHijjah 1427H/2006M)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: