Bagaimana Allah Menetapkan Yang Tidak Disukainya

 

Pertanyaan :

Bagaimana Allah menetapkan suatu keadaan yg Dia tidak menyukainya ?

 

Jawaban :

Sesuatu yang dicintai (disukai) itu ada dua macam :

[1] Dicintai karena dzatnya.

[2] Dicintai karena ada faktor lainnya

Yang dicintai karena ada faktor lain terkadang dzatnya dibenci, akan tetapi ia dicintai karena di dalamnya terdapat kemaslahatan. Ketika demikian, ia dicintai dari satu sisi dan dibenci dari sisi lainnya. Contoh firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Artinya : Dan telah kami tetapkan kepada Bani Israil di dalam al-Kitab ; Sesunguhnya kalian akan membuat kerusakan di muka bumi dua kali*) dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar” [Al-Israa : 4]

Kerusakan di muka bumi dzatnya dibenci oleh Allah Ta’ala karena Allah tidak menyukai kerusakan dan orang-orang yang melakukannya. Tetapi hukum yang dikandungnya disukai oleh Allah Azza wa Jalla dari satu sisi, demikian juga berlaku sombong di muka bumi. Misalnya kekurangan hujan, paceklik, sakit dan fakir yang ditetapkan Allah Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya tidak disukai oleh Allah pada dzat nya, karena Allah tidak suka menyakiti hamba-hamba-Nya dengan sesuatu dari hal-hal itu, sebaliknya Dia menghendaki kemudahan bagi hamba-hamba-Nya. Tetapi Dia mentaqdirkan hukum yang timbul karena musibah tadi, sehingga dicintai Allah dari satu sisi dan dibenci dari sisi yang lain. Allah Ta’ala berfirman, “Artinya : Telah nampak kerusakan di daratan dan di lautan karena perbuatan tangan-tangan manusia, agar Dia merasakan kepada mereka sebahagian yang mereka kerjakan mudah-mudahan mereka kembali”

 

Jika ada yang bertanya : bagaimana bentuk sesuatu yang disitu sisi dicintai sedangkan di sisi lainnya dibenci ?

Saya jawab : Perkara ini benar-benar terjadi, akal tidak menolaknya dan perasaan pun tidak menyangkalnya. Contohnya, orang yang sakit, ia diberi seteguk obat yg pahit rasanya & baunya tidak enak serta warnanya tidak menarik. Orang sakit itu meminumnya meskipun ia tidak menyukainya karena pahit, warnanya jelek dan bau tidak sedap. Ia menyukainya karena obat itu dapat menyembuhkan. Demikian pula seorang tabib yang meng-kay (salah satu cara pengobatan tradisional) orang sakit dengan besi yang dipanaskan di atas api, orang yang sakit itu tentu merasakan sakitnya akibat di-‘kay’ ini. Rasa sakit itu dibenci di satu sisi, disukai dari sisi lainnya.

 

*) Yang dimaksud dengan membuat kerusakan dua kali ialah pertama menentang hukum Taurat, membunuh Nabi Syu’ya dan memenjarakan Armia dan yang kedua membunuh Nabi Zakaria dan bermaksud untuk membunuh Nabi Isa a.s. Akibat dari perbuatan itu, Yerusalem dihancurkan (Al Maraghi).

 

[Disalin kitab Al-Qadha’ wal Qadar edisi Indonesia Tanya Jawab Tentang Qadha dan Qadar, Penulis Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin’, terbitan Pustaka At-Tibyan]

seluruh artikel dan tulisan di situs almanhaj.or.id dapat disebarluaskan, dengan mencantumkan sumbernya dan tetap menjaga keilmiahan

http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=474&bagian=0

 

 

“Tiada dosa (lantaran tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang lemah, orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”, (QS.At Taubah : 91)

 

“Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar.” (QS.An Nisa : 146)

 

 

 

note : artikel ini telah dimuat dalam Labbaik, edisi : 025/th.03/Sya’ban-Ramadhan 1427H/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: