MENGAKHIRKAN PENGUBURAN KARENA MENUNGGU DATANGNYA KERABAT

Oleh : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan :”Bagaimana pendapat Syaikh tentang mengakhirkan penguburan mayat karena menunggu datangnya sebagian kerabat mayit dari tempat yang jauh ?”.

Jawaban :
”Disyariatkan untuk menguburkan mayat sesegera mungkin, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Artinya : Segerakanlah (pengurusan) jenazah, apabila ia orang yang baik maka itu adalah kebaikan yang kalian segerakan terhadapnya, tetapi jika tidak demikian maka ia adalah kejelekan yang kalian letakkan dari punggung kalian” [1]

Tidak selayaknya mengakhirkan penguburan mayat karena menunggu sebagian keluarganya, kecuali jika hanya sebentar saja. Jika tidak maka menyegerakannya adalah lebih utama. Jika keluarganya datang maka mereka bisa menshalati di atas kuburannya sebagaimana yang diperbuat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam saat beliau shalat di atas kuburan seorang perempuan yang suka membersihkan masjid, lalu mereka menguburkannya tanpa memberitahu beliau, maka beliau bersabda : ” Tunjukkanlah kuburannya kepadaku”. Maka merekapun menunjukkannya lalu beliau shalat di atas kuburannya. [2]

Pertanyaan :”Mengabarkan kematian seseorang kepada keluarga atau kerabatnya dengan tujuan mengumpulkan mereka untuk menshalatinya, apakah termasuk undangan yang terlarang ataukah ia dibolehkan ?”.

Jawaban :
”Ini adalah termasuk undangan kematian yang dibolehkan, oleh karenanya Nabi mengumpulkan orang-orang atas kematian Najasyi, [3] dan beliau berkata tentang wanita yang membersihkan masjid yang dikuburkan para sahabat tanpa memberi tahu beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau bersabda, “Artinya : Mengapa kalian tidak memberi tahu aku”.
Jadi tidak mengapa mengkhabarkan kematian seseorang dengan tujuan memperbanyak orang yang menshalatinya, karena hal itu ada riwayat yang mirip dengannya dalam sunnah. Demikian pula memberi tahu keluarganya dan anak keturunannya untuk berkumpul menshalatinya tidaklah mengapa.

[Disalin dari kitab Majmu Fatawa Arkanil Islam, edisi Indonesia Majmu Fatawa Solusi Problematika Umat Islam Seputar Akidah Dan Ibadah Oleh Syaikh Muhamad bin Shalih Al-Utsaimin, Terbitan Pustaka Arafah]

footnote :
[1]. Bukhari, Kitab Al-Janaiz, bab mempercepat prosesi jenazah 1315, dan Muslim, Al-Janaiz, bab bersegera dalam mengurus mayat 944.
[2]. Bukhari, Kitab Al-Janaiz, bab shalat di atas kubur setelah dimakamkan 1337, dan Muslim, Kitab Al-Janaiz, bab shalat di atas kubur 956.
[3]. Bukhari, Kitab Al-Janaiz, bab seseorang yang mengundang keluarga mayat 245 dan Muslim, Al-Janaiz, bab bertakbir untuk jenazah 951.

http://www.almanhaj.or.id/index.php

Mengupah Pembaca Al-Qur’an Untuk Si Mayat

Oleh : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan :”Apa hukum tentang mengupah pembaca Al-Qur’an untuk membacakan Al-Qur’anul Karim bagi orang yang meninggal ?”.

Jawaban :
”Ini termasuk bid’ah, tidak ada pahalanya baik untuk si pembaca maupun si mayat , karena pembaca itu bertujuan untuk mendapatkan materi saja, sebab setiap amal shalih yang hanya bertujuan mendapatkan keduniaan tidak dapat mendekatkan diri kepada Allah dan tidak ada pahalanya di sisi Allah. Karena itu perbuatan ini -yakni mengupah seseorang untuk membacakan Al-Qur’anul Karim bagi ruhnya orang yang meninggal- merupakan perbuatan sia-sia dan hanya mengurangi harta para pewarisnya. Dari itu, hendaklah mewaspadainya karena itu perbuatan bid’ah dan mungkar. [Al-Majmu Ats-Tsamin, juz 1, hal. 105, Syaikh Ibnu Utsaimin]

[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini-2, hal 476 Darul Haq]

http://www.almanhaj.or.id/index.php
note : artikel di atas telah dimuat dalam Labbaik, edisi : 019/th.02/DzulQoidah-Dzulhijjah/1426H/2006M

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: