Kontak Bathin Seorang Sufi dengan Afghanistan

Firman Allah SWT :”Hai orang-orang beriman, jika datang kepadamu orang-orang fasiq dengan berita, maka lakukanlah klarifikasi, jangan sampai kamu tanpa pengetahuan menimpakan musibah kepada suatu kaum, lalu kamu menyesal atas perbuatanmu”. (qs.al hujuraat (49) :6).

Syahdan, datanglah orang fasiq fundamentalis teroris (Bush-Blair) membawa berita yaitu “Usamah ibn Laadin yang meluluh-lantakkan WTC dan Pentagon”. Maka menurut ayat (49:6) berita dari orang fasiq itu diupayakan untuk diklarifikasi. Lalu kepada siapa berita itu mesti diklarifikasikan ? Secara logika sehat tentu kepada yang tertuduh, yaitu Usamah ibn Laadin.
***

Di dalam bathinnya seorang sufi dapat merasakan jawaban klarifikasi dari Usamah ibn Laadin, sebab menurut Husni Jamaluddin (bukan Al Afghani) seorang sufi tidak merasa pintar, melainkan pintar merasa. Syahdan, KH Abdullah Gymnastiar (panggilan akrabnya Aa Gym) dalam acara Konser Amal Milad Daarut Tauhiid (DT) XI di gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Senin 15 Oktober 2001, membacakan Jawaban Klarifikasi Usamah ibn Laadin. Entah dari mana Aa Gym mendapatkan hasil kontak bathin antara sufi itu dengan Usamah ibn Laadin, itu adalah urusan Aa Gym dengan tokoh sufi yang pintar merasa tersebut. Majelis (audience) yang memenuhi ruangan auditorium Sabuga pun menjadi terperanjat. Mereka mendengarkan dengan penuh perhatian Aa Gym membacakan jawaban klarifikasi dari Usamah ibn Ladin :

Assalamu ‘alaykum wr.wb.
Saudaraku, suratmu sudah kuterima, aku baik-baik saja di sini
Aku masih minum teh di pagi hari, menikmati sunset di sore hari,
Mengendalikan bisnis, mengontrol jaringan Al Qaidah di balik
gua-gua Afghanistan…
Tenanglah saudaraku di Indonesia, jadwal kematianku tidak ditulis di Pentagon atau Gedung Putih.

Saudaraku, aku menonton aksi-aksi kalian di Indonesia dari jaringan TV Aljazirah
Aku senang kalian sudah mulai berani bicara,
Aku suka kalian sudah bikin Bush marah-marah
Aku gembira kalian sudah bisa bilang “tidak”
Aku bahagia kalian mulai belajar jadi singa,
Aku terharu kalian miskin-miskin tapi mau nyumbang,
Aku terheran-heran kalian kecil-kecil tapi mau jihad ke Afghanistan,
Aku pikir kalian ini anak-anak ajaib.

Saudaraku, kalau nanti Allah memilihku menjadi syahid
Utusanku akan datang menemuimu, membawa sebuah pundi kecil
Itulah darahku, siramlah taman jihad, di Ambon, di Maluku Utara, dan di Poso

Tapi kalau aku bisa, mengubur keangkuhan Amerika di sini
Aku sendiri yang akan datang ke Indonesia
Kamu tahu apa yang akan aku lakukan, aku cuma mau investasi di negerimu.

Wassalam.

Konser Amal bertema “Indahnya Kebersamaan” ini, tampaknya dirancang khusus untuk menyambut momentum milad DT ke 11. Sebelum di Kota Bandung, pada hari Jumat 12 Oktober 2001 diadakan acara yang sama di gedung JCC (Jakarta Convention Centre), yang berhasil mengumpulkan dana untuk Muslim Afghanistan dengan total jumlah Rp 100 juta. “Sebagian dana itu berupa uang, dan sejumlah perhiasan emas atau perhiasan biasa. Setelah ditotal, ternyata alhamdulillah jumlahnya mencapai Rp 100 juta. Dana titipan umat itu kami sampaikan ke rakyat Muslim Afghanistan. Bentuknya adalah berupa obat-obatan yang dititipkan melalui tim medis MER-C Jakarta pimpi nan dr.Joserizal Jurnalis, Sp.BO,” jelas Aa Gym. Untuk acara konser amal di Sabuga ITB, belum selesai perhitungan jumlah dananya.

Kegiatan yang tergolong sukses ini, dihadiri pula oleh perwakilan dari 30 ormas dan OKP tingkat Jabar. Walhasil, berbeda dengan konser-konser amal sebelumnya yang dikemas oleh “Venusa Production” pimpinan Tatang Suherman, pada konser kali ini terlihat sejumlah tamu undangan memakai seragam organisasi. Ya, suasananya mirip temu kangen atau silaturahmi akbar. Dalam kegiatan ini majelis dapat juga mengapresiasi lagu-lagu grup Bimbo yang antara lain berjudul “Antara Kabul dan Washington”, yang sempat menciptakan suasana hangat dan memancing hadirin mene riakkan takbir. WaLlahu a’lamu bishshawab.

(dari : KUMPULAN TULISAN H.M. NUR ABDURRAHMAN – Dari Kolom Tetap Harian FAJAR)

http://www.freewebs.com/hmnur1/#491

note : artikel di atas telah masuk seleksi team Labbaik, dan sudah dicanangkan untuk terbit dalam pembahasan mengenai Afghanistan, sebuah satu-satunya negara di dunia yang dengan tegar berani menegakkan syariat Islam pada saat dunia kafir begitu kuat menggigit aqidah ummah manusia sebegaimana terjadi dalam dunia modern seperti saat ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: