Nama AHMAD dalam Al-Kitab

“(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yg (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka a]. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yg terang yg diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yg beruntung. (QS.Al A’raaf : 157)
“Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata.””. (QS. Ash Shaff : 6)

Dua ayat di atas memberikan pengertian sangat kuat bahwa akan ada seorang nabi yang akan datang sesudah kenabian Isa AS dengan nama ‘Ahmad’ yang tercatat dalam kitab Taurat dan Injil (Alkitab) yaitu kitab yang sekarang menjadi pegangan umat Kristiani. Tetapi nama ‘Ahmad’ tidak kita temukan secara langsung dalam Alkitab yang ada sekarang, hal ini bisa terjadi karena memang tidak ditemukan lagi Alkitab yang berbahasa aslinya yaitu bahasa Ibrani, atau mungkin karena ada kesalahan penulisan dan penterjemahan.

Alhamdulillah, dengan usaha keras, ulet dan teliti dari para pakar akhirnya terkuak juga letak kesalahannya yang menyebabkan hilangnya nama Ahmad dalam Alkitab yang ada sekarang ini. Sebagaimana yang kita ketahui, bahasa yang dipergunakan oleh nabi Isa AS beserta kaumnya adalah bahasa Ibrani, begitu pula firman Allah dan sabda nabi Isa AS juga dalam bahasa Ibrani. Dengan demikian nubuat-nubuat yang ada dalam Injil kalau kita kembalikan ke dalam bahasa Ibrani, nama Ahmad akan muncul sangat nyata dengan sendirinya. Begitu juga dengan Taurat, kalau kita kembalikan ke dalam bahasa aslinya, nama Ahmad juga akan muncul dengan sendirinya.

Sang HIMADA adalah AHMAD
Sebab-sebab turunnya nubuat akan kedatangan seorang nabi yang diutus bagi semua bangsa yang bernama “Ahmad” adalah ketika bangsa Israel yang telah hancur, jatuh terpuruk, dan diijinkan kembali membangun Yerusalem dan Bait Sulaiman yang telah diratakan dengan tanah oleh bangsa Khaldea, sebagian orang berada dalam kegembiraan dan sebagian yang lain berada dalam kesedihan yg memilukan karena teringat kembali akan keindahan Bait Agung Sulaiman.
Pada saat itulah, Allah mengutus Haggai (Menurut Alkitab Haggai adalah seorang nabi) untuk menghibur bangsa Israel yang telah terpuruk dengan menyampaikan janji Allah bahwa akan diutus seseorang yang akan mengangkat kembali bangsa Israel dari keterpurukan :
”Dan aku akan menggoncangkan semua bangsa, dan HIMADA untuk semua bangsa ini akan datang; dan aku akan mengisi rumah ini dengan kemegahan, kata Tuhan pemilik rumah”. Hagai 2:7

Seseorang yang diutus untuk mengangkat kembali bangsa Israel adalah Himada, bangsa Israel tentu menunggu sang Himada segera datang agar bangsanya segera bangkit dari keterpurukan. Namun sayang seribu sayang bangsa Israel tidak menafsirkan kata Himada sebagai nama riil seorang nabi yang diutus, tetapi mereka menafsirkan kata Himada sebagai kata sifat yang abstrak sesuai arti Himada dalam bahasa mereka yaitu : keinginan, hasrat, kerinduan dan pujian.
Tentu saja ketika janji Allah tersebut diterjemahkan kedalam bahasa lain, maka yang terjadi adalah kata Himada akan ikut diterjemahkan dan berubah dengan sendirinya, mari kita lihat terjemahannya ke dalam bahasa Inggris :”And I will shake all nations, and the desire of all nations shall come: and I will fill this house with glory, saith the LORD of hosts”. Hagai 2:7
Lihatlah kata Himada diterjemahkan menjadi desire dalam bahasa Inggris yang artinya keinginan atau hasrat, hal ini dianggap benar oleh para penulis Injil karena mereka memahami Himada bukanlah nama orang tetapi sebagai kata benda abstrak.
Perlu diketahui, terjemahan Alkitab dalam bahasa apapun, baik ke dalam bahasa Arab, Indonesia, Jepang, Spanyol dan bahasa-bahasa lainnya adalah mengambil dari Alkitab yang berbahasa Inggris tersebut, sehingga tidak aneh kalau kita tidak menemukan nama Ahmad dalam Alkitab.

Sekarang mari kita lihat terjemahan Alkitab dalam bahasa Indonesia yang diterjemahkan dari Alkitab berbahasa Inggris :”Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Hagai 2:8
Lihatlah kata desire dalam bahasa inggris diterjemahkan menjadi barang yang indah-indah, dari sini saja sudah nampak distorsi dari Inggris ke Indonesia, sehingga makin tersembunyilah nama Ahmad dalam Alkitab. Sebagai informasi tambahan, kalau kita amati Alkitab berbahasa Inggris mencatat ayat tersebut dalam Hagai 2:7 tetapi dalam Alkitab berbahasa Indonesia tercatat dalam Hagai 2:8 tentu saja selisih satu ayat ini perlu dipertanyakan penyebabnya.

Tetapi kalau Alkitab yang berbahasa Inggris kita terjemahkan ke dalam bahasa Yahudi atau Ibrani, maka kata Himada tersebut akan muncul kembali dengan sendirinya, kurang-lebihnya seperti berikut ini :“ve yavu himdath kol haggoyim”
Huruf th dalam kata Himdath bisa diganti menjadi hi atau bahkan dihilangkan sama sekali, sekarang mari kita analisa kata-kata dlm bahasa Yahudi, Ibrani dan Arab:

Himdath = Himdahi = Himda = bahasa Yahudi
Himada = bahasa Ibrani
Ahmad = bahasa Arab

Semua kata tersebut mempunyai kesamaan arti yaitu terpuji dan mempunyai kesamaan akar kata yaitu H-M-D, lihatlah bila kita hilangkan vokal dan kita membiarkan konsonannya, maka akan menjadi :

H-M-D = dalam bahasa Yahudi
H-M-D = dalam bahasa Ibrani
H-M-D = dalam bahasa Arab

Tentu ini sebuah bukti yang tak dapat dibantah sedikitpun, dan bagi siapapun yg ahli dalam bahasa Semit tentu mempunyai kesimpulan yang sama bahwa Himada dan Ahmad adalah sama, tentu kesimpulannya adalah nama Ahmad memang ada dalam Alkitab.

PARAKLÊTOS adalah AHMAD
Bangsa Israel/Yahudi melihat nabi Isa AS ternyata bukanlah nabi yang dijanjikan Allah seperti yang disampaikan oleh Haggai yang dapat mengangkat bangsa Israel/Yahudi dari keterpurukan. Oleh karena itulah Bani Israel masih terus mencari siapakah orang yang dijanjikan Allah seperti yang disampaikan Haggai ?.

Suatu ketika Yesus berpidato kepada kaumnya, memberitakan akan ada nabi lain yg akan diutus sesudah dirinya, menurut Yesus kedatangan nabi tersebut tidak akan lama lagi. Pidato Yesus tersebut sangat dipahami oleh orang-orang Israel, namun sayang sekali mereka tidak langsung menuliskan apa yang disabdakan Yesus ketika itu, dan pidato Yesus yang berbahasa Ibrani tersebut baru dicatat enampuluh (60) tahun kemudian dan itupun dalam bahasa Yunani oleh orang yang mengaku bernama Yohanes :“Kago erotao tou pater kai allos parakletos didomi humin hina meta hu mon eis tou aion eimi” Yohanes 14:16
Kata Parakletos mempunyai beberapa arti yaitu : mengagungkan, memuji dan penolong, dan kalau kata Parakletos diterjemahkan ke dalam bahasa Ibrani, kata yang didapat adalah : Hamida.

Kalau kata Hamida yang disebut oleh Yesus diartikan sebagai kata benda abstrak maka terjemahan pidato Yesus adalah seperti berikut ini :”Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya”. Yohanes 14:16
Tetapi kalau kata Hamida yang disebut Yesus diartikan sebagai sebuah nama yang konkrit maka terjemahannya adalah seperti berikut ini :”Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu Hamida, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya”. Yohanes 14:16
Maka pidato Yesus tersebut senada dengan Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an :”Dan (ingatlah) ketika Isa putera Maryam berkata: “Hai bani Israil,….(aku.) memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad “. QS. 61:6
Tentu hasil akhir yang kita dapatkan adalah kata Hamida dalam bahasa Ibrani dan kata Ahmad dalam bahasa Arab, dan kedua kata ini adalah berasal dari akar kata yang sama yaitu H-M-D dan mempunyai arti yang sama yaitu terpuji, dan senada pula dengan makna Perikletos.

Dari penjelasan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa, apakah kata Hamida dianggap sebagai kata benda abstrak atau riil, jika kita kembalikan ke dalam bahasa Yesus yaitu Ibrani, maka nama Ahmad akan nampak lagi.

KEAJAIBAN NAMA AHMAD/MUHAMMAD
Sesuatu yang sangat menarik adalah, tidak ada seorangpun yang bernama Ahmad atau Muhammad sejak nabi Adam diciptakan sampai dengan lahirnya seorang anak dari Abdullah dan Siti Aminah. Hal ini bukanlah kebetulan yang direkayasa kalau Siti Aminah memberi nama Muhammad pada anaknya, tetapi hanya semata-mata sebagai takdir Allah Yang Maha Kuasa dan sebagai bukti ke-Agungan rencana-Nya.

Referensi :
1. Perjanjian Baru Interlinier, Yunani Indonesia Diterbitkan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI)
2. Konkordasi Perjanjian Baru – LAI
3. “Muhammad in the bible”, MENGUAK MISTERI MUHAMMAD, Prof. David Benjamin Keldani diterbitkan di Indonesia oleh Sahara Publishers Cetakan ke : 11 Mei 2006. dan “WHAT EVERY CHRISTIAN & JEW SHOULD KNOW” TENTANG SANG PENCIPTA, KITAB SUCI & NABI-NABI, PROFESOR DAVID BENJAMIN KELDANI BD. Alih Bahasa Oleh: HW.Pienandoro SH

keterangan :
a] Maksudnya: dalam syari’at yang dibawa oleh Muhammad itu tidak ada lagi beban-beban yang berat yang dipikulkan kepada Bani Israil. Umpamanya: mensyari’atkan membunuh diri untuk sahnya taubat, mewajibkan kisas pada pembunuhan baik yang di sengaja atau tidak tanpa membolehkan membayar diat, memotong anggota badan yang melakukan kesalahan, membuang atau menggunting kain yang kena najis. – (dari : Al Qur’an terjemah Depag)

[dari : al-islahonline.com – Seluruh artikel di dalam situs ini boleh disebar-luaskan demi kepentingan Da’wah dengan mencantumkan sumbernya – Kontak : admin@al-islahonline.com]

“Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui”. (QS.Al Baqarah : 146)
note : artikel di atas telah dimuat dalam Labbaik, edisi : 036/th.04/Dzulhijjah-Muharram 1428H/2008M

About these ads

4 Balasan ke Nama AHMAD dalam Al-Kitab

  1. yosef mengatakan:

    Terjemahan dalam alkitab bahasa Indonesia bukan mengambil dalam bahasa inggris saja tapi juga berdasarkan alkitab berbahasa Ibrani dan yunani, dan tidak ada satupun kata di alkitab baik perjanjian lama ataupun baru yang menyebut kata ahmad, munculnya kata ahmad hanya dari kalangan islam saja yng mencari pembenaran menurut cara sendiri agar exsistensi muhammad sebagai ‘nabi’ bisa diakui.

    Sebaliknya dalam alkitab nubuatan tentang muhammad dan islam ada tetapi sebagai “JEMAAT IBLIS DI AKHIR ZAMAN (Wahyu 3)” dan juga sebagai ANTIKRISTUS yang sebenarnya.

    Dikatakan sebagai jemaat iblis sesuai dengan kitab megatakan bahwa “mereka berasal dari kita (dari keturunan abraham/yahudi/israel) tapi tidak sungguh-sungguh termasuk golongan kita ( karena keturunan islam/arab adalah dari Ismael yang ibunya seorang PEMBANTU ABRAHAM bukan dari golongan Yahudi, yang selanjutnya oleh SARAH, meminta Abraham mengusir pembantu itu dan oleh ABRAHAM mengantarkan mereka ke padang gurun/ sekarang tanah ARAB)

    Dikatakan ANTIKRISTUS, karena jelas dalam kitab suci ada beberapa kriteria-kriteria yang menegaskannya : seorang antikristus adalah yang tidak mengakui KRISTUS YESUS sebagai Tuhan dan Juru Selamat, (kalau agama lain memang tidak mengakui Yesus tapi untuk Islam secara terang-terang ada dalam Kitab Sucinya(al quran),

    Mereka mendukakan/tidak mengakui ROH KUDUS, padahal Roh kudus adalah ROH ALLAH sendiri yang menggantikan YESUS setelah naik ke surga, baik dalam meneruskan tugas-tugas YESUS ataupun memberikan PENGHIBURAN pada umatNya. itulah sebabnya banyak Orang Kristen yang sanggup melakukan mukjizat seperti Yesus itu bukan karan kekuatan sendiri tapi karena ROH KUDUS.

    Tidak percaya pada Kebangkitan YESUS dari kematian, ini adalah ciri utama dari seorang ANTIKRISTUS, yaitu berusaha mengaburkan peristiwa kebangkitan Yesus dan membuat seolah-oleh Yesus adalah manusia biasa dan yang disalib diganti oleh orang lain. Ini adalah penipuan kaum Yahudi pada zaman itu dan saat ini cara tersebut dilanjutkan oleh Islam. Padahal KEBANGKITAN YESUS ADALAH PERWUJUDAN KUASA ALLAH YANG SEBENARNYA, DAN YESUS BANGKIT BUKAN KARENA DIA BISA TAPI KARENA IZIN DARI ALLAH, tapi hal ini di cibir oleh Islam yang berarti juga MENCIBIR KUASA ALLAH, upahnya adalah maut, maut ada di NERAKA.

    saat ini kami sedang meneliti adanya bukti kuat bahwa Islam adalah JEMAAT IBLIS, dengan melihat dari Ka’abah. Ka’abah diisi dengan 360 berhala dan Alloh yang disembah oleh islam sebenarnya sudah ada di zaman berhala dahulu sebagai DEWA ALLOH YAITU DEWA AIR, MERUPAKAN KETUA DARI 360 BERHALA, DAN PUNYA ISTRI NAMANYA AL LATA, ini berarti mereka yang menyembah Ka’abah adalah menyembah BERHALA, ITULAH JEMAAT IBLIS=ISLAM.

    MUHAMAD SEBENARNYA TERLALU MENGIDOLAKAN ISA AL MASIH DENGAN MEMBUAT KATA ISLAM=KEPENDEKAN DARI ISA AL MASIH.

  2. labbaik mengatakan:

    Pertama-tama perlu dijelaskan, bahwa umat islam sama sekali tidak memiliki keinginan untuk merendahkan Isa (Yesus), karena nama Isa itu sudah sangat akrab di hati umat Islam, nama beliau berulangkali dikutip dalam ayat-ayat Al Qur’an. Jadi umat Islam sama sekali tidak menyangkal keberadaan Isa yang mulia.

    Risalah Yang Tersirat Tentang Muhammad :

    Kami membaca firman berikut dalam kitab Ulangan 18:18 : “Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.”
    Jika firman diatas tidak tertuju kepada Muhammad, maka firman itu tetap masih berlum terpenuhi. Yesus sendiri tidak pernah mengklaim sebagai nabi yang dimaksud. Bahkan murid-muridnya pun berpendapat sama. Mereka mengharapkan kedatangan Yesus yang kedua untuk memenuhi nubuat .
    Sejauh ini tidak ada perselisihan bahwa kedatangan Yesus yang pertama bukanlah kelahiran “nabi seperti engkau”, dan kelahirannya yang kedua hampir tidak dapat memenuhi nubuat itu.
    Yesus, sebagaimana diyakini oleh gerejanya, akan muncul sebagai “Hakim” dan bukan sebagai “Pemberi Hukuman”. Tetapi, orang yang dijanjikan haruslah membawa “api (hukum) yang menyala” ditangannya.
    Namun, dalam memastikan personalitas dari nabi yang dijanjikan, nubuat yang lain dari Musa sangatlah menolong yang berkata tentang sinar Tuhan dari Paran, pegunungan Mekah. Firman dalam naskah kitab King James Version Ulangan 33:2, berbunyi sebagai berikut :”Berkatalah ia: “Tuhan datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dengan sepuluh ribu orang kudus; di sebelah kanannya tampak kepada mereka api yang menyala.”
    Dalam firman ini, Tuhan diibaratkan dengan matahari. Dan Yesus sama sekali tidak pernah ke Paran. Yang ada hubungannya dengan Paran adalah Hajar dan anaknya yang bernama Ismail, berkeluyuran di padang gurun Bersyeba, yang kemudian menetap dipadang gurun Paran. “Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir”.(Kejadian 21:21)
    Ismail menikahi seorang wanita Mesir, dan dari kelahiran pertamanya, Kedar, memberikan keturunan kepada bangsa Arab yang dari sejak itu sampai sekarang menjadi penghuni padang gurun Paran. Dan jika tidak dapat disangkal lagi, bahwa silsilah keturunan Muhammad merujuk kepada Ismail melalui Kedar dan ia tampil sebagai seorang nabi di padang gurun Paran dan menaklukkan Mekah dengan 10.000 pasukan dan menegakkan api (hukum) yang menyala kepada kaumnya, maka bukankah nubuat tesebut terpenuhi sesuai bunyinya?
    Bunyi nubuat dari Habakuk 3:3 sangat perlu diperhatikan. “Keagungannya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepadanya.”
    Mengenai padang gurun Paran juga telah diwahyukan : “Baiklah padang gurun menyaringkan suara dengan kota-kotanya dan dengan desa-desa yang didiami Kedar! Baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu, baiklah mereka berseru-seru dari puncak gunung-gunung! Baiklah mereka memberi penghormatan kepada Tuhan dan memberitakan pujian yang kepadanya di pulau-pulau. Tuhan keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangatnya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuhnya Ia membuktikan kepahlawanannya. (Yesaya 42:11-13)

    [sumber : “Menguak Misteri Muhammad SAW”, Prof.Benjamin Keldani, Sahara Publisher, Edisi Khusus Cetakan kesebelas Mei 2006. Prof.Benjamin Keldani – pastur Katholik Roma sekte Uniate-Chaldean]

  3. Yunarlis AR mengatakan:

    Saya tertarik dgn ungkapan bahwa”KEBANGKITAN YESUS ADALAH PERWUJUDAN KUASA ALLAH SEBENARNYA, DAN YESUS BANGKIT BUKAN KARENA DIA BISA TETAPI KARENA IZIN ALLAH”. Berarti Yesus bukan tuhan, karena dia harus mendapat izin dulu dari ALLAH baru bisa melakukan mukjizatnya, berarti Yesus juga manusia, tentang kelahirannya yang istimewa menurut pengikutnya, mana yang lebih Istimewa dengan penciptaan ADAM yang tanpa Ayah dan Ibu? berarti ADAM lebih hebat dari Yesus kan? Menurut Ajaran kami, Jika ALLAH SWT sdh berkehendak maka Terjadilah. termasuk Isa lahir tanpa ayahpun mungkin terjadi. Dahulu memang benar KABAH itu isinya berhala zaman Jahiliah, sejak ISLAM datang maka berhala tsb dihancurkan/ dimusnahkan.Dan ISLAM itu bukan singkatan yang anda maksud itu tapi ISLAM itu Artinya Keselamatan atau agama yang membawa keselamatan dunia dan akhirat, kalau mau selamat ikutlah ISLAM dgn menjalankan perintah ALLAH dan menjauhi laranganNYA. Sdrku Yosep anda tahu kisah IRENA HANDONO? Dia adalah wanita mulia yg mendapat Hidayah…..mudah-mudahan anda juga akan mendapatkan HidayahNYA amin…

  4. labbaik mengatakan:

    Terima kasih atas komentar sdr.Yunarlis AR.
    komentar Antum semoga dapat menambah wawasan dan hikmah bagi semua pengunjung artikel yang ditampilkan Labbaik ini.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: