Shalat tarawih baru saja usai, Kamis (6/10/05). Jarum jam menunjuk angka 21.30 Wib, tiba-tiba telepon Ustadz Abu Deedat berdering. Setelah diangkat, terdengar suara, “Ustadz, ada pemuda lulusan madrasah tsanawiyah (MTs) jadi penginjil. Tolong selamatkan.” Si penelepon adalah pengelola Klinik dan Rumah Sakit Bersalin Ratna Komala, Bekasi, Ustadz Ahmad Yani. Pemuda yang bernama Gunawan (19) itu, diketahui murtad setelah mengalami kecelakaan dan dirawat di klinik miliknya. Malam itu juga, Gunawan pemuda asal Lampung ini dibawa ke FAKTA.
Gunawan bercerita, setelah ayahnya meninggal, ia mondok dan sekolah di sebuah MTs di Leuwiliang, Bogor, atas biaya pamannya. Setelah lulus tahun 2003, ia berkenalan dengan Ferdinand, laki-laki asal “B”. Gunawan diajak ke Bekasi dan dikenalkan pada pendeta, juga asal sama dengan “B”. “Diajak ke gereja saya nurut,” tutur Gunawan yang sudah mulai menjadi penginjil. Meski hatinya berontak, Gunawan tak kuasa menolak ajakannya. “Mungkin, ini pengaruh minuman, seperti minyak urapan, yang diberikan pada saya,” ujarnya menebak. Kemudian, ia memperlihatkan foto copy ijazah tsanawiyah miliknya. Ustadz Deedat keheranan. Betapa tidak, nilai pendidikan Agama Islamnya sangat bagus, tapi kenapa murtad ?
“Ibumu tahu, jika Anda sudah Kristen?” tanya Deedat menelisik.
Ia mengatakan, bahwa keluarganya sudah tahu. Ibunya pun berkali-kali menasihati agar bertaubat dan kembali ke Islam, tapi ia malah marah-marah.
“Apa aktivitas Anda di gereja?”.
Ia mengaku mengajar gitar di sekolah Kristen dan melakukan pelayanan dengan cara menyampaikan kesaksian di gereja dan KKR.
“Apa ajaran pendeta tentang Islam?” selidik Ustadz Deedat.
“Islam tak menjamin keselamatan. Nabinya saja belum selamat karena masih didoakan dengan shalawat. Jika nabinya tak selamat, bagaimana dengan umatnya?” jawabnya polos.
“Apa lagi doktrin pendeta tentang Islam?” lanjut Deedat.
“Islam itu teroris, suka ngebom gereja dan mengajarkan poligami,” jawabnya.
Setelah itu, Abu Deedat mulai melakukan terapi (penelusuran kenapa seseorang sampai menjadi murtad).
“Jika Kristen menjamin keselamatan, coba baca Kisah Para Rasul 13:23.”
Gunawan pun membaca ayat itu, “Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juru selamat bagi orang Israel, yaitu Yesus”.
“Asal Anda dari mana?” tanya Deedat.
“Lampung!” jawabnya singkat.
“Menurut ayat itu, Anda tidak diselamatkan Yesus, karena Yesus hanya menyelamatkan orang Israel,” jelas Deedat.
Gunawan menganggukkan kepala tanda petuju.
Deedat menambahkan beberapa dalil. “Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel,” (Matius 15:24). Bahkan, Roh Kudus pun melarang penginjilan ke Asia: “Karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia,” (Kisah Para Rasul 16:6).
Gunawan diam saja, pandangannya terpaku pada Alkitab di pangkuannya.
“Apakah Anda masih meyakini Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat ?” Tanya Deedat. “Ya!” jawabnya mantap.
“Jika begitu silakan baca Injil Markus 12:29.”
Gunawan membacanya: “Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.”
“Jelas, bukan ? di ayat itu Yesus mengakui dirinya bukan Tuhan, karena ia bertuhan pada Allah. Karena Yesus punya Tuhan, maka ia bukan Tuhan. “Silakan baca Injil Lukas 6:12,” pinta Deedat.
Dengan cepat ia menemukan ayat itu, nampak jelas ia terbiasa mengkaji Bibel. “Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman ia berdoa kepada Allah.”
“Makin jelas bukan, bahwa Yesus bukan Tuhan, bukan Juru selamat dan penebus dosa. Sebab, Yesus sendiri berdoa pada Allah ?. Dalam Lukas 22:42 dan Matius 6:13 Yesus minta keselamatan pada Allah. Jika Yesus Juru selamat, seharusnya ia tak minta keselamatan pada siapapun,” tegas Deedat.
Pemuda itu terperangah, pandangannya kosong.
Tanpa membuang waktu, Deedat melanjutkan, “Memang, di Alkitab ada ayat yang menyatakan, Yesus mati dan hidup kembali supaya menjadi Tuhan. Tapi ini bukan sabda Yesus. Silahkan baca kitab Roma 14:9.
Ia pun membacanya, “Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup.” “Ayat inilah yang jadi landasan bahwa Yesus adalah Tuhan. Tapi ini bukan sabda Yesus, melainkan tulisan Paulus pada jemaatnya di Roma. Ayat ini bertentangan dengan sabda Yesus dan firman Allah. Coba baca firman Allah dalam kitab Ulangan 4:35-39,” lanjut Deedat.
Gunawan membacanya: “Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia….Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhanlah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain.” “Perhatikan baik-baik. Allah berfirman bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia. Inilah syahadat La ilaha illallah.
Mendengar kalimat tauhid , Gunawan tak kuasa menahan air matanya. Begitu kalimat “La ilaha illallah” di ulang, tangisnya makin menjadi.
Ustadz Yani dan beberapa orang yang hadir menyarankan, agar Gunawan mengikrarkan ulang dua kalimat Syahadat. Sambil menjabat tangan Gunawan, Abu Deedat menuntun ikrar dua kalimat syahadat.
Jum’at (7/10) dini hari, hari ketiga Ramadhan, Gunawan kembali ke pangkuan Islam setelah dua tahun murtad. Abu Deedat terus melanjutkan terapinya. Keraguannya terhadap Islam hasil indoktrinasi pendeta, dipatahkan satu per satu. Deedat juga menjelaskan makna dan hakikat al-Islam. Sebelum mengakhiri pertemuan, Deedat berpesan, “Selama ini, Dik Gun sudah berbuat dosa pada Allah, durhaka pada ibu dan bermusuhan dengan saudara kandung. Adik harus istighfar mohon ampun pada Allah. Besok harus minta maaf pada ibu di Lampung!”. Ia pun hanya menangis menyesali dosa-dosanya.
Sekitar jam 01.15 dinihari, pertemuan berakhir. Wajah Gunawan nampak sumringah. Sebagai kenang-kenangan, ia menyerahkan Surat Baptisnya dari Gereja “B” pada Tim FAKTA. Semua yang hadir memeluk pemuda yang berbadan tinggi Gempal, seraya berpesan, “Cukup dua tahun berpisah dengan Islam. Jaga iman, jangan lepas lagi. Semoga istiqamah di jalan Allah.”
[catatan : Tim FAKTA (Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan) - Melayani diskusi, dialog dan konsultasi agama. Kontak pengasuh: 081.8844.393 - 0813.1441.6666 - 0816.542.5227 - 081.7997.0066 - 0815.8406.0672 - 021.70500609, PO. Box. 1426 Jakarta 13014.
Dompet Peduli Anti Pemurtadan: Bank Muamalat Indonesia No. Rek. 301.46877.20 a.n. FAKTA dan BCA No. Rek. 1661.804.888 a.n. Abud Syihabuddin]
(Sumber Majalah SABILI E 8 th XIII)
http://www.mail-archive.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.com/msg00144.html
“…Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. (QS.Al Baqarah : 217)
“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui. (QS.Al Maa’idah : 54)
Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata :”Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami melainkan tipu daya”. (QS.Al Ahzab : 12)
note : artikel di atas telah dimuat dalam Labbaik, edisi : 027/th.03/DzulQoidah – DzulHijjah 1427H/2006M

Oktober 22, 2007 pukul 5:08 am
penguasa dunia ini telah begitu hebat mendidik kalian menuju kebinasaan,sehingga kalian buta. kalian pikir mengabdi kepada TUHAN, padahal kalian menyangkalNya. kalian suka menggunakan kata-kataNya untuk membawa kalian kepada penghakiman kekal.
dan untuk kalian orang-orang yang tidak setia dan lemah, kenapa kalian hianati kasih yang mula-mula? atau kalian sebenarnya tidak pernah menerimanya?
memang banyak yang dipanggil,namun hanya sedikit yang terpilih…
Kita yang masih bertahan dalam kekuatan Roh Tuhan,mari kita pikul anugrah keselamatan kita sampai akhirnya, TUHAN dapati kita tetap setia…..
Oktober 24, 2007 pukul 3:17 am
“Laa ilaha illalloh, muhammadar rasulullah” (tiada tuhan yang berhak disembah selain Alloh SWT, dan muhammad itu adalah utusan Allah SWT)
Juni 7, 2008 pukul 3:43 pm
“Firman Tuhan tidak pernah berubah dahulu sekarang dan selamanya”……tetapi umat Islam menyangkal ayat ini dan mengatakan bahawa Alkitab@Bible telah diubah,tetapi kenyataannya jelas sekali terpapar di kisah itu mengatakan Deedat seorang Muslim cuba untuk mengembalikan Gunawan ke Jalan Islam dan caranya menggunakan Alkitab sebagai “umpan”untuk menarik dia kembali ke Jalan Islam..saya mulai keliru dgn persoalan ini…Adakah Umat Islam sudah memang 100 Percent menerima Alkitab atau hanya sebagai “umpan”sahaja….?..Percayalah ayat Yohanes 3:16….Kerana begitu besar kasih Allah akan dunia ini,sehingga ia telah mengaruniakan anakNya yang tunggal,supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa,melainkan beroleh hidup yang kekal….”….ini adalah sambungan untuk ayat yang cuma separuh sahaja dlm al-Quran….Firman Tuhan tidak pernah mengecewakanMu….
Juni 9, 2008 pukul 7:16 am
Terima kasih atas tanggapannya.
Juni 24, 2008 pukul 10:49 am
bila orang sudah mengetahui kebenaran tapi ingkar atas kebenaran tersebut… maka ditutuplah mata dan hatinya oleh Allah SWT dari kebenaran tsb….
April 30, 2009 pukul 4:55 am
Yesus itu Adalaha Tuhan dan Juru selamat Dunia, karena Nabi-nabi pendahulu telah menceritakan tentang Yesus kepada Umat Pilihannya.
Yesus Berdoa kepada Allah, itu Semata-mata karena dia ingin kita pun turuti,karena dia suda menjadi daging tentunya dia ada batasnya. Roh menjadi daging tentunya dia harus berdoa kepada Roh semula. Baca Yohanes 1:1-3 pada mulanya adalah firman, firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu Adalah Allah. Ia Padamulanya Adalah Firman. Jadi Yesus itu pada mulanya Firman dan firman itu menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Yesus berkata: Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataanku tidak akan berlalu; kata lagi: Anak manusia mempunya kuasa untuk menghapus dosa manusia. Kalo dia itu manusia biasa kenapa dia berani mengatakan seperti?? Kalo Nabi Muhammad jelas manusia, karena dia mengatakan: Aku adalah hamba Tuhan jangan sembah aku. Tetapi Yesus lain: Aku adalah garam dan terang dunia. dan didalam dia tidak ada dosa, dan tidak berbuat dosa. karena roh
Juni 10, 2009 pukul 7:55 pm
huhahahahahha ribet bgt seh kalimat2 di injil..susah dimengerti,kata2nya muter2 aja,ga msk akal keliatan bgt & nyata bgt itu mah karangannya manusia yah si paulus. bacaan yohanes yah karangannya die & paulus lah..beda jauh bgt ma Quran ,dibaca 1 ayat aja..lgs kata2nya mdh dicerna& dimengerti ,jg msk akal.krn Al QURAN mang bnr2 FIRMAN ALLAH & ISLAM aDLH AGAMA YG DIRAHMATI DIBERKAHI OLEH ALLAH..,makanya smua umat islam yg percaya dgn AllAH& memegang teguh isi QURAN INSYA ALLAH akan diberi kemudahan tuk berpikir arti makna isi QURAN & menghafal Quran. kocak lg neh huahahah katanya yesus Tuhan knapa dia ngakunya GARAM Huhahhahaha..masa tuhannya sndr mau2an di blg garam huahahahaha..ANEH!! hrsnya sadar tuh..1 kata itu dah lemah artinya!! siapa lg kalo bkn imajinasinya si paulus ngarang2 injil!
Juni 19, 2009 pukul 7:38 am
katanya Tuhan menjelma jd manusia agar dpt dimengerti oleh manusia & segala macam lah (alasan yg dicari2/dibuat2 oleh manusia?), tapi koq malah bikin bingung ya? dan susah di mengerti?. Katanya utk menyelamatkan seluruh umat manusia karena kasihan sama manusia yg tdk lagi mampu menghilangkan dosa2nya tapi koq Tuhan sdh menjelma masih tdk membebaskan seluruh manusia dr dosa?? hanya u/ umat kristen? berarti kasihan dong masih banyak manusia lainnya yg berdosa, berarti Tuhan perlu turun lg menjelma jd manusia. Bingung ga tuh???
Juli 14, 2009 pukul 5:37 am
semua agama menurut kitab sucinya, bukan menurut umatnya karena umat sering keliru. Sedangkan kitab suci yang benar2 dari Allah pasti tidak akan keliru atau salah. Oleh sebab itu kita bandingkan mana kitab sucinya yang benar2 bersih dari kesalahan. Coba aku tanya pada kristiani?
-dalam bab kidung banyak memuat kisah porno Luth, Yehuda, Daud, Nuh dll. Apakah kisah ini dari Allah atau dari karangan orang tertentu demi suatu tujuan?
-dalam bab kejadian sering disebutkan bahwa Tuhan Menyesal karena telah menciptakan manusia yang ternyata membuat kerusakan dan Tuhan Menyesal karena menurunkan bencana untuk manusia. Apakah ini sifat Tuhan? Ia harus menyesal menciptakan manusia padahal Dia Maha Mengetahui hal yang lalu dan akan datang, jadi Dia mestinya mengetahui bahwa manusia membuat kerusakan?
-dalam injil disebutkan bahwa anak2 Allah melihat banyak anak2 manusia yang berwajah cantik maka dikawinilah, dari hasil perkawininan tersebut menghasilkan anak2 manusia yang kuat, hebat. Kisah ini mirip dengan kisah dewa2 yunani/romawi jaman dulu yang menikah dengan manusia dan punya anak seperti Herkules dll.
-dalam injil disebutkan bahwa pembentukan bumi pada hari pertama.pembentukan alam raya dan air pada hari kedua, pembentukan siang dan malam pada hari ketiga, pembentukan tumbuhan pada hari ke empat, pembentukan matahari dan bulan pada hari ke lima, pembentukan jagat raya pada hari ke enam, pembentukan makhluk dan penyelesaian pada hari ketujuh. Setelah itu Tuhan istirahat dari pekerjaannya. Pertanyaan saya :
1. Dalam dunia ilmu pengetahuan disebutkan bahwa bumi tercipta dengan teori big bang, yang mula terbentuk adalah jagat raya, bukan bumi dahulu.
2. pembentukan siang dan malam di hari ketiga sedang pembentukan matahari di hari kelima, bagaimana bisa terjadi siang dan malam tanpa ada matahari?
3. tumbuhan di hari keempat sedang matahari di hari kelima, bagaimana tumbuhan bisa hidup tanpa adanya matahari untuk fotosintesis?
4. Mengapa Tuhan punya sifat lelah dan harus istirahat dari pekerjaannya, padahal Tuhan Maha Perkasa, tanpa Ia bergantung pada sesuatu dan tanpa sekutu?
-dalam injil disebutkan bahwa Tuhan pendusta dan iblis jujur(semoga Allah mengampuni): Allah berkata pada Adam dan Hawa janganlah engkau memakan buah terlarang, jika engkau memakan engkau akan segera mati. Sedang iblis yg berbentuk ular telah membujuk Hawa agar memakan buah itu agar Hawa punya ilmu pengetahuan. Setelah memakan buah terlarang ternyata Adam dan Hawa tidak segera mati bahkan dia merasa malu karena telah telanjang(berarti dia telah mempunyai pengetahuan) lalu siapakah yang jujur? Tuhan atau Iblis
-dalam injil Tuhan main petak umpet dengan Adam?
di taman eden Tuhan mencari cari Adam yang telah sembunyi karena malu dan takut telah memakan buah terlarang. Masa ada Tuhan mencari cari ciptaannya sendiri?
-masih banyak yang bertentangan dengan akal dan ilmu pengetahuan, sayang karena terbentur waktu dan tempat tidak bisa saya utarakan semuanya
September 8, 2009 pukul 1:36 pm
sadaura-saudaraku muslim & kristiani… barapa lama lagi kah kita harus berseteru…tidakkah kita menyadari betapa sakit nya HATI NYA yang dengan mulut kita menyembahnya tapi dengan mulut yang sama kita menghujat NYA…(lawan kita hanya satu yaitu si JAHAT IBLIS) mengapa kita umatnya yang saling berseteru????ingat tidak di ISRAEL tidak pula di ARAB, tidak di Indonesia..Jepang…India…bukan itu semua saudaraku.. tapi kita akan di kumpulkannya di suatu tempat dimana hanya DIA ALLAH yang di muliakan…